Konsultan ISO Jaminan Lulus

Bagaimana Cara Menerapkan Just In Time oleh Konsultan ISO Jaminan Lulus

Just in time (JIT) adalah program untuk mengurangi waktu proses dan juga meningkatkan waktu pemenuhan terhadap permintaan pelanggan.

Program yang dilaksanakan terutama di manufaktur dalam menerapkan JIT diantaranya adalah mengelola jadwal produksi.

Bagaimana Cara Menerapkan Just In Time - Konsultan ISO

A. JIT dengan Pemasok

Jadwal produksi dikomunikasikan dengan pemasok sehingga bahan baku datang ‘tepat waktu’ pada saat akan dimulai produksi.

Tujuannya adalah untuk mengurangi sediaan bahan baku di gudang. Hal ini akan mengurangi biaya bahan baku yang tersimpan sebelum produksi dilaksanakan.

Untuk dapat melaksanakannya harus didukung dengan program pengembangan pemasok. Perusahaan harus mengetahui dengan pasti kemampuan pemasok untuk dapat menyediakan bahan baku secara tepat waktu. Informasi jadwal produksi yang dikomunikasikan secara on-line dengan pemasok menjadi salah satu kunci keberhasilan program Just In Time ini.

Bagaimana cara menerapkan Just In Time | Konsultan ISO Improvement

B. JIT dan Pull System

Program lainnya yang mendukung penerapan Just In Time adalah Pull System.

Sistem ini untuk melayani permintaan pelanggan sehingga proses produksi dilaksanakan dengan inventori sekecil mungkin.

Konsultan ISO Just In Time dalam penerapan JIT, inventori bahan baku maupun barang jadi yang tidak atau belum dapat terjual atau terkirim ke pelanggan adalah pemborosan. Sehingga Pull System ini akan menjadwalkan mundur dari tanggal pengiriman sampai ke awal jadwal produksi. Sistem ini harus didukung dengan kelancaran proses produksi dan jumlah waste atau reject yang terkendali.

Bagaimana cara menerapkan Just In Time | Konsultan ISO Improvement

C. JIT Manfaat dan Kendala

Pada prinsipnya tujuan akhir dari penerapan Just in Time ini adalah meningkatkan mutu, ketepatan waktu pengiriman kepada pelanggan dan tentunya penurunan biaya secara keseluruhan.

Untuk dapat menerapkannya perlu memetakan proses dari hulu mulai dari pemasok dan proses produksi. Hal ini untuk memastikan jadwal yang direncanakan ‘tepat waktu’ dapat direalisasikan berdasarkan ‘kemampuan proses’ yang ada. Kemampuan proses yang ada diantaranya adalah waktu proses untuk memproduksi bahan baku menjadi barang jadi dan juga kemungkinan tingkat reject yang ada saat ini.

Kendala yang dihadapi oleh perusahaan dalam menerapkan Just In Time diantaranya : tidak siapnya pemasok mendukung program JIT dan kondisi peralatan yang tidak terpelihara dengan baik sehingga membuat jadwal produksi terhambat.

Bagaimana cara menerapkan Just In Time | Konsultan ISO Improvement

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: