Pengendalian Dokumen Teknik

Konsultan ISO 9001 Kontraktor : Pengendalian Dokumen Teknik – Dalam penerapan Sistem Manajemen di kontraktor berikut ini adalah dokumen teknik yang harus dikendalikan :

  1. Kontrak dan korespondensi
  2. Gambar Teknik (contract drawing, shop drawing, working drawing, construction drawing, coordination drawing)
  3. Variation order
  4. Perubahan harga
  5. Hasil Test
  6. Laporan Kalibrasi
  7. Persetujuan Sub Kontraktor dan korespondensi
  8. Persetujuan Pemasok dan korespondensi

Pengendalian Dokumen Teknik | Konsultan ISO

Untuk masing-masing dokumen dibuat matriks : Dibuat oleh, Disetujui oleh, Dikendalikan oleh dan Lokasi Penyimpanan. Khusus untuk gambar teknik dibuatkan formulir Daftar Gambar Teknik yang menjelaskan : Nomor, Nama Gambar, Tipe Gambar yaitu : Tender, Kontrak, Konstruksi, As-Built kemudian Status dan Tanggal Terbitnya : Initial, Rev A, B, C , D dan seterusnya.

Formulir lainnya yang harus dibuat adalah Transmittal Sheet yang merupakan media komunikasi antara Kontraktor dan Pelanggan (Owner). Formulir ini menjelaskan :

  1. Nama Proyek
  2. Kepada
  3. No Referensi
  4. Tanggal
  5. Kami mengirim hal berikut : Gambar, Sampel, Test Report atau Lainnya
  6. Untuk ditindaklanjuti : Informasi, Komentar, Persetujuan, Konstruksi atau Lainnya
  7. Dikeluarkan oleh dan tanggal
  8. Diterima oleh dan tanggal
  9. Komentar dan Persetujuan

Dapat ditambahkan keterangan : apabila untuk persetujuan dalam 7 hari kerja tidak ada balasan maka dianggap setuju. Hal ini karena pada umumnya setiap gambar teknik atau shop drawing harus disetujui oleh pelanggan sebelum dilakukan kontruksi. Keterlambatan persetujuan pelanggan dapat mengakibatkan terlambatnya proyek.

Pengendalian Dokumen Teknik | Konsultan ISO

Masih dalam pengendalian dokumen teknis berikut ini daftar dokumen eksternal yang harus dikendalaikan. Dokumen eksternal adalah peraturan yang terkait dengan jasa konstruksi. Diantaranya yang dapat dikendalikan adalah :

  1. Peraturan Umum Bahan Indonesia (PUBI)
  2. Tata cara perhitungan Struktur Beton untuk Bangunan SNI-03-2847-1992
  3. Peraturan Beton Indonesia (PBI)
  4. Peraturan Perencana Bangunan Baja Indonesia
  5. Standar Industri Indonesia
  6. Peraturan A.C.I dan P.C.I untuk Prestress / Precast

Untuk perencanaan pemeriksaan hasil pekerjaan konstruksi menggunakan formulir Work Inspection Plan yang menjelaskan : Klien, Nama Proyek, Nomor, Tahap, Jenis Inspeksi, QC Point, Pedoman Pelaksanaan, Standar atau Kriteria, Periode, Jumlah dan Catatan.

Hubungi Change Konsultan untuk penerapan SMM ISO 9001 di Kontraktor – Contact Phone : 0811-8859-ISO(476) atau email : changekonsultan@gmail.com

Baca Juga :