Tujuan Audit Internal dalam ISO

A. Tujuan Audit Internal

Apa yang menjadi Tujuan Audit Internal dalam penerapan ISO? Penciptaan mutu dalam organisasi tergantung bagaimana manajemen memastikan kebutuhan pelanggan dipahami dan dipenuhi. Keberhasilan penerapan sistem manajemen mutu karenanya memberikan peluang kepada perusahaan untuk meningkatkan kinerjanya dalam mencapai kepuasan pelanggan. Karena itu tujuan audit internal adalah:

  1. Memastikan penerapan sistem manajemen mutu akan memberikan nilai tambah antara lain meningkatkan produktifitas dan pengurangan biaya.

Untuk dapat memaksimalkan nilai tambah penerapan sistem manajemen mutu, maka perusahaan juga harus menanggapi aspek manusia.

Audit Checklist

Jasa Konsultan ISO Audit Internal 9001 – Change Konsultan, memperhatikan pentingnya kinerja dan mengembangkan kompetensi personil dalam menerapan ISO 9001. Perusahaan harus memotivasi personil untuk terus dapat meningkatkan mutu dan memberikan nilai tambah kepada pelanggan.

  1. Memastikan kepuasan pelanggan dapat tercapai.

Kepuasan pelanggan hanya dapat terjamin apabila ISO 9001 diterapkan secara efektif. Karenanya komitmen manajemen sangat diperlukan untuk memastikan keterlibatan seluruh karyawan. Sinergi seluruh perusahaan dalam menerapan sistem manajemen mutu dengan penetapan tujuan dan target penerapan ISO 9001.

Tim ISO 9001 sebaiknya dibentuk untuk menjalankan sistem manajemen mutu di setiap bagian yang masuk dalam ruang lingkup penerapan. Komitmen Tim ISO 9001 untuk saling bekerja sama dalam perencanaan, pengawasan dan pelaksanaan ISO 9001 di seluruh bagian perusahaan.

  1. Memastikan prosedur dipahami oleh karyawan

Setelah mengembangkan dokumentasi, Tim ISO 9001 melakukan uji coba penerapan. Penerapan ini biasanya 3 bulan sejak tanggal efektif penerapan. Pada tahap penerapan ini ada satu kegiatan penting yang harus dilaksanakan yaitu sosialisasi sistem manajemen mutu. Salah satu tujuan utama audit internal adalah memastikan pelaksanan proses memahami apa yang telah ditetapkan dalam prosedur dan melaksanakannya secara efektif.

  1. Memastikan proses dan hasilnya memenuhi persyaratan mutu

Audit Internal dilaksanakan secara periodik dalam rangka menentukan apakah proses dan hasilnya telah memenuhi persyaratan mutu yang direncanakan. Audit Internal memungkinkan manajemen mengetahui apa saja yang menyimpang dari rencana mutu. Penyimpangan ini biasa disebut Ketidaksesuaian atau Non Conformance / Non Compliance. Perusahaan harus melakukan tindakan koreksi dan tindakan pencegahan untuk memastikan masalah mutu segera ditindaklanjuti oleh Bagian yang terkait.

B. Pelaksanaan Audit Internal

Ada beberapa standar terkait pelaksanaan audit internal ini yang juga diterbitkan oleh Organisasi ISO yaitu standar ISO 19011 tahun 2011. Standar ini menjelaskan petunjuk untuk melaksanakan audit sistem manajemen.

Konsultan ISO – Change Konsultan memberikan pelatihan audit internal yang menjelaskan prinsip audit, mengelola pelaksanaan audit internal dan juga bagaimana mengevaluasi kompetensi dari auditor internal. ISO 19001 menjadi pelatihan wajib bagi perusahaan yang menerapkan ISO 9001 Sistem Manajemen Mutu, untuk memastikan auditor internal kompeten dalam melaksanakan tugasnya.

Secara lebih luas, tujuan audit internal ini antara lain untuk :

  • menentukan kesesuaian sistem mutu terhadap kriteria audit yaitu prosedur yang telah ditetapkan oleh Manajemen
  • Mengidentifikasi peluang untuk peningkatan mutu
  • Memeriksa pencapaian sasaran mutu di setiap bagian
  • Mengidentifikasi kebutuhan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi pelaksana proses
  • Memberikan masukan atau laporan kepada Manajemen Puncak mengenai kinerja Sistem Manajemen Mutu secara keseluruhan

 

Persiapan Audit Internal dilakukan dengan menunjuk dan menugaskan Tim Audit Internal. Pertemuan Tim Audit dilaksanakan untuk menetapak rencana pelaksanaan, alokasi tanggung jawab, distribusi dokumen dan mengkonfirmasi pelaksanaan audit internal kepada auditee (pihak yang diaudit).

Untuk dapat melaksanakan Audit Internal dengan baik, maka harus dibuat Audit Chek List. Audit Check List adalah lembar kerja dari auditor internal yang berisi pertanyaan-pertanyaan yang akan ditanyakan pada saat pelaksanaan audit. Audit Check List ini juga merupakan tempat menuliskan catatan auditor mengenai dokumen apa saja yang diperiksa dan kesesuaiannya terhadap kriteria audit (prosedur) yang telah ditetapkan.

Tindakan perbaikan harus segera dilakukan oleh auditee untuk memastikan mutu tetap terjamin dan tidak terulang masalah yang sama di kemudian hari. Pelaksanaan audit internal ini biasanya dijadwalkan secara periodik, umunya dua kali dalam satu tahun.

Jasa Konsultan ISO Jaminan Lulus – Change Konsultan.

Baca Juga :

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: